Hambatan Dalam Menjalankan Bisnis Konveksi Kaos

Mengawali sesuatu yang baru tentu akan lebih sulit dibandingkan melakukan sesuatu yang sudah sering kali dilakukan. Itulah sebabnya kenapa banyak orang yang ingin
membuka bisnis tapi tidak berhasil dalam memulainnya, termasuk dalam menjalankan bisnis konveksi kaos. Banyak faktor yang menjadi hambatan dalam menjalankan bisnis
tapi pasti akan selalu ada jalan keluaranya untuk mengatasai hambatan tersebut. Karena tidak ada usaha yang selalu berjalan dengan mulus.

Nah apa saja faktor-faktor yang menghambat dalam menjalankan bisnis konveksi kaos anda? Berikut ulasanya.

1. Takut usahanya gagal

Kehawatiran pertama bagi anda yang akan mau memulai menjalankan bisnis konveksi kaos adalah kegagalan. Dalam menjalankan usaha adalah hal yang wajar, dan hal pertama yang muncul dalam pikiran anda ketika akan memulainya adalah gagal. bikin kaos orang pasti merasakan ketakutan dalam memulai usahanya namun jika kita selalu berpikir positif dan bergaul dengan orang-orang yang optimis ketakutan dalam usaha bisa dihindari. Motivasilah diri anda agar tidak terjerumus dalam pikiran yang negatif.

2. Keterbatasan modal
Jangan berpikir tentang modal yang kecil, mulailah dari hal kecil dahalu karena hal besar juga berawal dari hal kecil yang kita lakukan. Sesuaikan bisnis anda dengan modal yang dipunya jangan terlalu memaksakan untuk memulai usaha konveksi kaosnya. Kalaupun mau membuka usaha yang besar cobalah untuk mencari investor, bisa juga mengikuti kompetisi startup utnuk mendapatkan pendanaan jika berhasil memenangkan pitching.

3. Tidak memiliki skil berbisnis
Skill itu sangat penting, dan bisa diplajari. Perbanyak membaca buku, perluas jaringan dengan mengikuti seminar, workshop bahkan mengikuti kursus. Bergabunglah dengan organisasi atau komunitas wirausaha sehingga dapat berbagi tips dan trik untuk memulai membuka usaha bisnis konveksi kaos. Semua bisa dilakukan jika ada kemauan.

4. Barang reject
Ketika sudah memulai menjalankan bisnis konveksi kaos, tentunya kita berharap barang yang kita buat sudah selesai dan tanggung jawab kita sudah beres. Tapi hampir semua usaha konveksi kaos atau usaha yang lain pasti pernah mengalami produk yang reject. Saat pengerjaan dikejar deadline bisanya banyak yang mengabaikan soal kerapian. Hal inilah yang menyebabkan barang produksi kita dibawah standard. Sehingga barang yang sudah kita pasarkan pasti akan dikembalikan dan minta dibuatkan dengan bbarang pesanan yang baru. Saat barang banyak yang reject, uang produksi yang dikeluarkan cukup besar dan kita harus bertanggung jawab atas pekerjaan yang telah kita sepakati.

Dalam menjalankan bisnis konveksi kaos atau bisnis yang lainnya kita harus siap dengan hambatan-hambatan dalam menjalankan bisnis kita. Dan kita juga harus siap menerima risiko yang ada, sehingga pelanggan tidak kabur mencari bisnis konveksi yang lain, dan juga kita harus bisa mengatasi hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *